Pages

Minggu, 31 Agustus 2014

Waktunya Kita Kuis ^o^

Diposting oleh Unknown di 20.36 0 komentar
Kuis Edmodo RB WAN

Soal

1.  Pengertian Repeater suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WiFi yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WiFi? Jelaskan dan Beri Contoh

2. Bridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi didalam Model OSI

3. Pengertian Router adalah? Router dapat melakukan fungsi diantaranya, sebutkan minimal 3 fungsi dari router

4. Sebutkan minimal 3 yang termasuk hardware jaringan dan jelaskan fungsi hardware tersebut

5. Perbedaan HUB dan Switch

Jawaban

1. Repeater berfungsi sebagai penguat sinyal yang lemah. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal WiFi (Acces Point). Contoh : Jika kita berjalan jalan ke hutan tentu sinyal akan sulit didapat, oleh karena itu kita membutuhkan Repeater sebagai penguat sinyal.

2. Bridge jaringan beroperasi didalam lapisan Layer 2 (data-link) pada Model OSI

3. Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protokol ke anggota jaringan lainnya.

Fungsi Router :
- Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya
- Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar yang disebut dengan Internetwork
- Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi, seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL)

4. Komponen Hardware Jaringan :
- Bridge : Digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan
- HUB : Sebagai Transmisi pengambilan data dari komputer Client
- Router : Mengatur jalur sinyal secara effisien
- Switch : Penghubung komputer atau penghala pada satu area yang terbatas
- Repeater : Berfungsi memperluas jangkauan sinyal WiFi yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WiFi

5. Switch dan HUB sebenarnya memiliki fungsi yang sama, karena dengan menggunakan salah satu diantaranya kita tetap bisa membuat Jaringan Komputer, tapi penggunaan Switch akan lebih cepat daripada HUB apalagi bila karingan yang kita punya sangat besar.

Rabu, 13 Agustus 2014

Cara Pemrosesan dan Pengaksesan data Host Terminal, Client-Server, dan Peer To Peer

Diposting oleh Unknown di 19.48 0 komentar
Host-Terminal


          Dimana terdapat sebuah atau lebih server yang di hubungkan dalam suatu dumb terminal. Karena Dumb Terminal hanyalah sebuah monitor yang di hubungkan dengan menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data di lakukan dalan server , oleh karna itu maka suatu server haruslah sebuah sistem komputer yang memiliki kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang sangat besar.

Jaringan host terminal adalah jaringan yang menggunakan server yang dihubungkan dengan suatu dump terminal. Pada jaringan ini digunakan sebuah komputer sebagai server dan monitor yang berfungsi sebagai dump terminal. Dump terminal penginput dan pemakai atau output saja, sedangkan pemrosesan data sepenuhnya dilakukan oleh server. Dengan model host komputer yang digunakan sebagai server hasruslah memiliki kemampuan yang tinggi karena berfungsi sebagai pemroses semua data yang dimasukkan melalui dump terminal. Pada jaringan ini komputer server dihubungkan menggunakan kabel serial atau RS-232 dari keluaran terminal pada komputer server.



CLIENT Server

Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.

Prinsip kerja pada arsitektur ini sangat sederhana, dimana Server akan menunggu permintaan dari Client, memproses dan memberikan hasil kepada Client, sedangkan Client akan mengirimkan permintaan ke Server, menunggu proses dan melihat visualisasi hasil prosesnya.

Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1. Servis (layanan)
  • Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
  • Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya
  •  Server sebagai provider, client sebagai konsumen
2. Sharing resources (sumber daya): Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.

3. Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris ): Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.

4. Transparansi lokasi: Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.

5. Mix-and-Match : Perbedaan server client platforms

6. Pesan berbasiskan komunikasi; Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.

7. Pemisahan interface dan implementasi: Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
  • Client Server System
  • Client / Server Application
Komponen dasar Client Server

Pada dasarnya Client Server terdiri dari 3 komponen pembentuk dasar, yaitu Client, Middleware, dan Server. Gubungan dari ketiganya dapat digambarkan sebagai berikut:


Berikut Prosesnya




Kelebihan koneksi dengan cilent server antara lain sebagai berikut :


a. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengolahannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer sebagai workstation.

b. Sistem keamanan dan administrasi lebih baik karna terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
c. Sistem back-up data lebih baik, karna back-up pada jaringan client server di lakukan terpusat di server yang akan memback-up data.Pemeliharaan data juga menjadi lebih mudah karna data tidak tersebar dibeberapa komputer.



Kelemahan koneksi dengan client server, antara lain sebagai berikut :


a. Biaya operasional relatif lebih mahal
b. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk di tugaskan sebagai server.
c.Kelangsungan jaringan sangat tergantung dengan server, apabila server mengalami kegangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.


Peer to Peer

Komputer pada sebuah jaringan peer-to-peer dapat berfungsi sebagai sebuah client maupun sebagai sebuah server, jaringan peer-to-peer tidak memiliki kontrol terpusat (centralized control) pada sumber daya yang terbagi (shared resources).

Semua pengguna (user) pada jaringan peer-to-peer dapat bertindak sebagai administrator jaringan, sehingga setiap pengguna jaringan dapat mengatur hak akses sumber daya pada komputer yang digunakannya. Pengguna mungkin saja memberikan hak akses tidak terbatas (unlimited access) pada sumber daya lokal, atau memberikan ijin hanya pada sumber daya tertentu. Setiap pengguna dapat memutuskan apakah pengguna lain dapat meng-akses sumber daya secara sederhana hanya dengan melakukan permintaan (requesting), atau harus menggunakan kunci (password).

Selain itu jika sebuah komputer sedang di akses sumber dayanya oleh pengguna lainnya melalui jaringan, maka pengguna pada komputer tersebut akan merasakan penurunan unjuk kerja (performance) dari komputer yang sedang digunakannya.

Pada sebuah jaringan peer-to-peer tidaklah mudah untuk mengorgranisasi data yang ada, karena setiap komputer dapat berfungsi sebagai server. Hal ini menyulitkan pengguna untuk selalu mengetahui informasi yang dicari berada pada komputer yang mana. Jika setiap 10 pengguna bertanggung jawab pada sebuah kumpulan dokumen, salah seorang dari mereka mungkin harus meng-akses ke 10 komputer untuk mencari file tertentu.

Untuk memasang (install) jaringan peer-to-peer termasuk mudah dan murah. Jaringan peer-to-peer umumnya hanya membutuhkan sebuah sistem operasi seperti: Ms. Windows 95 atau Windows for Workgroups, pada komputer yang memiliki kartu jaringan (NIC=Network Interface Card) dan media jaringan yang sama. Begitu komputer terhubung, pengguna dapat segera membagikan informasi dan sumber dayanya.


Selasa, 26 November 2013

Cara mengkonfigurasi DNS, MAIL, dan WEBMAIL server pada debian 5.3

Diposting oleh Unknown di 20.25 1 komentar
Assalamu'alaikum guys ;;)
udah lama nih gapernah posting lagi u,u
oyaa kali ini gue bakal nge share tentang Cara mengkonfigurasi DNS, MAIL, dan WEBMAIL server pada debian 5.3 nih ;)
cek this out -->>

Hal yang pertama untuk melakukan konfigurasi ini install dulu debian 5.3 nya
login dan masuk ke su (super user)

Selanjutnya Configurasi Network Interfaces dan Tambahkan IP Virtual  masukan perintah :

nano /etc/network/interfaces

maka akan muncul tampilan seperti ini


 Dan ganti dhcp menjadi static, Lalu ubah menjadi seperti ini :


Setelah reboot dan cek interface nya :
Ketik ifconfig

Setting Network pada pc client


Kemudian Cek Koneksi dari Client ke Server melalui Command Prompt


dan cek juga koneksi dari server ke client


Langkah berikutnya :
Install Bind
apt-get install bind9
cd /etc/bind 
lalu ubah setingannya menjadi  : nano  named.conf.local


nano named.conf.options juga ubah menjadi :  


Kemudian lanjutkan dengan settingan:
Cp db.local db.dewi
Cp db.127 db.anggrae

nano  db.dewi ubahlah menjadi :


Dan pada db.anggrae
ubah menjadi : nano db.anggrae


Pastikan semua settingan itu dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan Jika sudah yakin kemudian restart bind9 nya.

/etc/init.d/bind9 restart 

Setelah itu buka resolv.conf dan tambahkan :
nano /etc/resolv.conf


Bila sudah selesai kita dapat mengeceknya dengan menggunakan perintah :

nslookup ns.dewi.net
nslookup www.dewi.net
nslookup mail.dewi.net


Kemudian cek juga melalui client


Langkah selanjutnya :
Setelah konfigurasi DNS Server selesai maka kita dapat melanjutkan pada konfigurasi Mail Server dan Webmail Server. Untuk lebih cepat dan efesiensi waktu, instalasi dapat dilakukan secara sekaligus yaitu dengan cara : 
apt-get install apache2 php5 postfix squirrelmail courier-imap courier-pop

untuk settingannya pilihlah :
create directories : no
general type  : internet site
system mail name : dewi.net 

kemudian tambahkan pada baris terakhir dalam konfigurasi apache.conf nya
nano /etc/apache2/apache2.conf
tambahkan :
Include /etc/squirrelmail/apache.conf

tambahkan juga pada baris terakhir settingan squirrelmail nya
nano /etc/squirrelmail/apache.conf
tambahkan seperti pada gambar :


Setelah itu kemudian restart
/etc/init.d/apache2 restart 

Bukalah browser pada pc client dan masukan url nya mail.dewi.net
Jika instalasi dan settingannya sudah benar maka akan tampak tampilan :



Untuk melanjutkan membuat direktori sebaiknya kita berada pada posisi sebagai root (/) karena dalam beberapa kasus mail server tidak berjalan sebab saat menjalankan perintah maildirmake posisi kita masih berada di /etc/bind.

Selanjutnya ketik :
maildirmake /etc/skel/Maildir

Untuk menambahkan user dan settingannya dapat dilakukan dengan :
Adduser anggrae

Dpkg-reconfigure postfix

general type  : internet site  
system mail name  : ahsan.net
root and postmaster  : [kosongkan]
other destination : pada baris terakhir tambahkan 0.0.0.0/0
Force synchronous  : no
Local network  : 0.0.0.0/0
Use procmail   : No 
Mailbox size   : 0
Local address  : +  
Internet protocols : ipv4

nano /etc/postfix/main.cf
Pada baris terakhirnya tambahkan : 
home_mailbox = Maildir/

setelah itu baru kemudian restart semuanya..
/etc/init.d/postfix restart
/etc/init.d/courier-imap restart 
/etc/init.d/courier-pop restart

Untuk mengeceknya lakukanlah pengiriman email dengan menggunakan pc client dan dan kita dapat melihat hasilnya seperti tampilan berikut :  



Nahh begitulah tutorial Cara mengkonfigurasi DNS, MAIL, dan WEBMAIL server pada debian 5.3 ;)
gimana? pada ngerti engga?? kalo masih engga ngerti liat aja nih video tutorial http://www.youtube.com/watch?v=oXMxx2fdegw

Semoga bermanfaat ;;)

Jumat, 07 Juni 2013

Printer Sharing (ʃ⌣ƪ)

Diposting oleh Unknown di 08.29 0 komentar
How to Printer Sharing / cara Printer Sharing (WIN 7)

Saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara men-sharing printer dengan komputer-komputer lain tanpa harus menggunakan kabel dan koneksi internet.
Keuntungan printer sharing : dapat digunakan (mengeprint data) oleh komputer-komputer lain walupun tidak terhubung langsung dengan printer tersebut.

Begini nih cara men sharing printer :
·         UNTUK komputer server (yang terhubung langsung dengan printer)
1.      Untuk bisa men-sharing printer ke komputer lain pertama-tama Anda harus membuat ad hoc, untuk mengetahui cara membuat ad hoc anda bisa baca dibawah artikel ini 
2.      Pastikan driver printer sudah ter-install.
3.      Setelah ad hoc dibuat. klik star -> Device and printers




4.      Pilih printer yang akan di sharing, lalu klik kanan -> “printer properties”


5.      Akan muncul tab yang baru, pilih kotak “sharing”dan akan mucul menu sharing printer, seperti nama printer yang akan di sharing dan lain-lain, klik OK.






 ·         UNTUK komputer client (orang yang akan mengakses printer lewat ad hoc)
1.       Terhubung/ conect dengan jaringan ad hoc yang telah dibuat server


2.      Ubah IP address kamu, dan cocokkan dengan IP address server (bedakan angka terakhirnya saja)


Untuk mencocokan IP addtress kamu dengan IP address kamu bisa melihatnya di “status” pada network / ad hoc tersebut.
3.      Setelah conected dengan server, cek ulang apakah kamu benar-benar terhubung atau belum.Cara mengeceknya dengan menggunakan CMD lalu klik “ping (nomor IP address server)” **tanpa tanda kutip dan tanda kurung


Jika hasilnya seperti diatas atau ada balasan “reply from” berarti kamu benar-benar sudah terhubung. Setelah itu
4.      Agar lebih cepat, Buka Run, dengan cara klik (windows + R) lalu masukan IP address server tersebut. Dengan awalan backslash “\\” (hilangkan tanda kutip


5.      Dan kamu bisa melihat file yang di sharing si server, lalu pilih icon printer yang di sharing.


6.      Kamu tinggal ngeprint deh, (tanpa harus terhubung dengan printernya langsung)












Semoga berhasil :)







Mmm Ad Hoc??

Diposting oleh Unknown di 04.29 0 komentar
Ad Hoc itu apaa yaaa???  (¬_¬")

Salah satunya Ad hoc ini gunanya adalah untuk menghubungkan antara Computer dengan computer. Jadi jika menggunakan ad hoc kita tidak perlu menggunakan kabel LAN / UTP untuk menghubungkan 1 komputer dengan komputer lainnya. Disini kita hanya tinggal membuat sebuah jaringan / koneksi. (tapi tidak menggunakan koneksi INTERNET) lalu menunggu komputer client (komputer yang akan dihubungkan) masuk . setelah masuk maka komputer  client tersebut sudah terhubung dengan komputer server.
Ad hoc ini biasa digunakan untuk : File sharing, Printer sharing, DAN LAINNYA.
Cara membuat ad hoc  untuk dapat berhubungan dengan komputer lain.


Ini nih cara yang saya tau :
11.   Ubah IP address kita agar bisa satu jalur dengan computer client nanti.
1, buka “open and network sharing center” pilih “change adapter setting”

2, pilih “wireless Network conection” klik kanan -> Properties.


3, klik “internet protocol version 4 (TCP/IPv4)”


Lalu pilih “use the following IP address” dan ubah angka IP nya.
Ada 3 kelas pilihan IP address.
-          Kelas A = contoh IP ( 10.  .  .  ) hanya 1 part yang harus sama angkanya.
-          Kelas B = contoh IP ( 10.10.  . ) 2 part yang harus sama angkanya.
-          Kelas c = contoh IP ( 192.168.10.  ) 3 part yang harus sama angkanya.
Disini kita (server) akan memakai IP address kelas C , yaitu 192.168.10.1


Ok.
22.     Buka “open and network sharing center”
33.     Klik set up a new conection or network



.      Pilih set up a wireless ad hoc , next 






Buat ad hoc sesuai dengan perintah yang ada, (disini saya contohnya sudah membuat ad hoc dengan nama “file sharing”) selesai. Tinggal menunggu client






Selasa, 06 November 2012

Perawatan PC menggunakan software utilitas yang tersedia pada windows

Diposting oleh Unknown di 00.12 0 komentar
MELAKUKAN PERAWATAN PC MENGGUNAKAN SOFTWARE UTILITAS/TOOL YANG TERSEDIA PADA WINDOWS



Untuk melakukan perawatan PC, terlebih dahulu harus mengetahui informasi komponen yang terpasang pada PC. Informasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan software utilitas/tool yang tersedia pada windows ataupun software yang disertakan oleh vendornya.
Melakukan perawatan PC menggunakan software utilitas/tool yang tersedia pada windows
Beberapa tool yang digunakan untuk mengecek komponen PC:
-          Device Manager
-          Bios
-          Direct X
-          Disk Defragment
-          Scan Disk
-          Free RAM XP pro 1.40

Berikut kondisi dari masing-masing komponen yang perlu diketahui :

1.      Device Manager
Device Manager adalah sebuah tool dari windows yang berfungsi untuk melihat dan mengatur konfigurasi macam-macam hardware yang ada di PC kita.
Kegunaan Device Manager antara lain :
-          Merubah konfigurasi hardware
-          Melihat hardware berfungsi dengan baik atau tidak
-          Update driver
-          Mengaktifkan atau menonaktifkan hardware tertentu
-          Melihat daftar hardware
Langkah-Langkah untuk melihat device manager :
→Klik kanan start 













Lalu pilih Device Manager 


→Nahh ketemu Device Mangernya, dan akan menampilkan seperti  ini :




2.      BIOS
BIOS (Basic Input Output System ) kumpulan aplikasi perangkat lunak  dasar  dalam komputer anda. Aplikasi ini dapat mengatur sejumlah konfigurasi dasar dalam kompute , melakukan inisialisasi, menjalankan dan memuat sistem operasi, dan membantu sistem pada komputer hingga dapat berjalan dengan baik.
Fungsi BIOS :
1. Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada PC / Komputer.
2. Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang ( Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test)
3. Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya.
4. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
5. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.


Langkah- Langkah menampilkan BIOS pad PC anda,dengan cara berikut
1. matikan komputer anda dahulu
2. lalu nyalakan kembali
3. pada booting PC,langsung anda pencet F2 pada keyboard PC anda


dan akan tampak seperti gambar disamping

 




3.      Direct X
Direct X adalah aplication programming Interfaces yang berfungsi untuk  mengizinkan aplikasi, seperti game,untuk "be“bicara" pada hardware dan programming interfaces yang paling populer untuk video card.


Langkah-langkah :
→Search/cari dan ketik dxdiag
Lalu akan muncul tampilan seperti pada gambar disamping.
 




→Lalu klik dxdiag 







→Lalu dxdiag akan muncul seperti ini

 






4.      Disk Defragment
Disk Defragment adalah Proses yang dilakukan oleh utilitas pada sistem operasi Microsoft Windows yang bernama Disk Defragmenter untuk meningkatkan kecepatan akses data pada harddisk dengan melakukan pengaturan ulang file yang tersimpan di dalamnya. Pengaturan ulang file tersebut menggunakan teknik yang disebut defragmentasi untuk membuatnya menempati lokasi penyimpanan secara berdekatan antara satu dengan yang lain.
Langkah-Langkah :
→Pertama search/cari dan pilih setting




→Lalu ketik “disk defragment” pada kolom search dan

→pilih Defragment and optimize your device






→dan akan muncul tampilan seperti ini


















5.      ScanDisk

ScanDisk adalah sebuah utilitas yang disediakan windows yang berguna sebagai utility scan pada harddisk , scandisk dapat digunakan untuk memeriksa adanya eror pada harddisk yang disebabkan shutdown yang tidak normal, virus dan yang tidak normal lainnya.

Langkah-Langkah scandisk :
→Klik kanan disk drive yang akan di scandisk
(misal Local disk C)



 





→Klik propertis





→lalu akan muncul tampilan seperti ini

 


→Lalu klik tools dan klik analyze















 

Dewi Anggrae :) Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos